Search

Mulai dari Lauk Ayam hingga Udang, Berikut Warung Soto Medan yang Legendaris di Medan

Updated: Aug 1, 2021

Hampir setiap daerah di Indonesia pasti memiliki soto khasnya masing-masing. Mulai dari Soto Lamongan, Soto Betawi, Soto Kudus, dan soto-soto lainnya. Tak kalah dari daerah lain, Kota Medan juga memiliki hidangan soto yang enak dan legendaris. Walaupun sama-sama soto, namun soto Medan juga memiliki cita rasa yang berbeda dari soto lainnya.



Soto Medan sendiri memiliki ciri khas yang unik, seperti kuah kental berwarna kuning dengan isian yang lebih beragam seperti daging, udang, tauge, bihun dan daun bawang. Serta dilengkapi dengan perkedel dan kerupuk emping menjadi pendamping soto ini. Warung soto legendaris ini juga memiliki rasa yang enak dan perlu dicoba saat berkunjung ke Medan.


Penasaran dimana saja? Yuk, ikuti Jofie berkeliling disini!


Soto Kesawan


Warung soto yang legendaris dan berada di pusat kota ini memang sangat akrab di telinga masyarakat Kota Medan. Untuk menemukannya juga mudah, atau tepatnya di salah satu bangunan kuno dengan arsitektur unik di Medan. Berbicara mengenai Soto Kesawan, pengunjung akan merasakan sensasi makan soto dengan rasa sedikit berbeda. Jika pada umumnya soto disajikan bersamaan dengan daging ayam, maka Soto Kesawan menyantapnya dengan daging udang.


Untuk rasa, tidak perlu diragukan lagi.Namun, bagi Jofiers yang tidak suka atau memiliki alergi terhadap udang. Warung Soto Kesawan ini juga menyediakan isian daging ayam. Bahkan, Jofiers juga bisa meminta sotonya dicampur dua dagingt tersebut. Mantap banget, kan?


Soto Rumah Makan Sinar Pagi


Salah satu rumah makan ini memang terkenal dan selalu ramai pengunjungnya, termasuk menu yang populer adalah Soto nya. Soto di RM Sinar Pagi ini memiliki cita rasa lezat dengan kuah santan kental dan kaya rempah yang disajikan bersama potongan daging sapi, perkedel, rempeyek serta sambal. Sambal yang disajikan juga cukup unik, yaitu seperti sambal kecap dengan taburan bawang goreng. Sudah dipastikan rasanya membuat ketagihan.


Setelah kenyang makan bersantan, Jofiers bisa memesan makanan penutup atau pencuci mulut, yaitu agar-agar yang juga dijual di Rumah Makan Sinar Pagi ini. Selain soto, mereka juga menyediakan menu lainnya, mulai dari sop, nasi pecal, lontong sayur dan gado-gado.


Soto Pak Haji


Warung soto legendaris di Medan memang banyak, salah satunya adalah Soto Medan yang dijual oleh Warung Soto Pak Haji. Warung Soto Pak Haji ini sudah berjualan selama lebih dari 40 tahun dan menyediakan Soto Medan dengan rasa yang tidak kalah dengan warung-warung soto legendaris lainnya.


Seperti warung soto sebelumnya, Soto Pak Haji ini menyediakan kuah coklat kekuningan yang terasa gurih dan ringan. Udang yang disajikan bersamaan sotonya juga cukup besar, dan memiliki rasa manis serta tekstur lembut. Akan semakin nikmat, setelah kuah sotonya dicampur dengan sambal yang terdiri dari gabungan cabe rawit, kecap manis, dan bawang goreng. Tak lupa dilengkapi juga dengan perkedel, yang mana kulit luarnya lebih tebal namun tetap renyah saat digigit, sementara isian dalamnya tetap lembut.


Soto Bening H. Anwar Sulaiman


Seperti namanya, Soto Medan disini berbeda dari yang lainnya. Sajian soto ini hanya menggunakan kuah kaldu dengan campuran rempah-rempah dan bening tanpa menggunakan campuran santan. Aroma daging pada kuah sotonya juga terasa banget nih, Jofiers!


Untuk menu lengkap sotonya, terdiri dari 4 lauk yang bisa dipilih sesuai keinginan, yaitu ayam, sapi, udang dan hati sapi. Bagi yang tidak menyukai hati sapi, tenang saja, mereka juga menggorengnya hingga renyah dan wangi. Sebagai menu sarapan, Soto Bening H. Anwar Sulaiman ini termasuk sangat mengenyangkan dengan per porsi seharga Rp 13 ribuan saja.


Soto Nanda


Salah satu warung soto ini bisa menjadi pilihan Jofiers yang menyukai soto khas Medan. Di Soto Nanda ini, Jofiers akan dihidangkan soto dengan kuah nya yang kuning dan daging ayam yang tidak kering, terasa lemak namun tetap gurih. Untuk menemukan warung Soto Nanda ini juga tidak susah, yaitu berada tepat di pinggir Jalan Sei Belutu dan sudah belasan tahun berada di gerai tersebut.


Konon, untuk bumbu soto ayamnya disini harus di masak selama minimal tiga jam. Hal tersebut agar bau bumbu tidak berasa ke makanan. Selain menu Soto Ayamnya, Jofiers juga perlu mencoba soto campurnya. Soto Campurnya sendiri terdiri atas daging ayam, paru dan babat sapi, daging sapi dan rempelo ayam. Akan lebih nikmat lagi kalau memakannya bersamaan dengan bakwan, sate, hingga kerupuk peyek dan emping buatan warung Soto Nanda sendiri. Jangan lupa untuk mencampur kecap ke dalam seporsi soto ini agar memperkaya cita rasanya.


Nah, itulah beberapa rekomendasi tempat Soto Medan yang legendaris. Gimana, Jofiers sendiri lebih suka soto dengan kuah bersantan atau soto dengan kuah bening, nih? Dua-duanya memiliki cita rasa masing-masing yang khas dan pastinya meninggalkan kesan lezat bagi yang mencobanya. Semoga rekomendasi ini bisa menginspirasi jalan-jalan kuliner Jofiers. Terima kasih!


#jofiebakery #sotomedan #sotobening #kulinermedan #foodblogger #beritamedan

6 views0 comments