Search

Kue Ulang Tahun dari Jerman, Sejarah di Balik Blackforest

Updated: Nov 3, 2021

Siapa yang tidak tahu salah satu jenis kue satu ini? Blackforest merupakan kue dasar dengan rasa coklat yang dilapisi dengan whipped cream dan selai buah ceri, kemudian diselimuti dengan irisan coklat dan dipermanis dengan topping buah ceri. Biasanya, Blackforest memiliki dua hingga empat lapisan. Yang mana, nantinya ditutup dan dihias dengan lebih banyak krim.



Selain memiliki tampilan dan rasanya, kue blackforest menyimpan sejarah yang tidak kalah menarik untuk Jofiers ketahui, loh! Bagaimana sejarahnya? Yuk, kita lihat disini!


Terciptanya Blackforest


Terciptanya kue black forest berawal dari sebuah hutan di provinsi Baden-Wurttemberg, Jerman bernama Schwarzwald yang dalam Bahasa Inggris berarti Blackforest atau Hutan Hitam. Awalnya Blackforest bukan kue, melainkan hanya dessert yang terdiri dari krim, cherry dan kirschwasser atau air sari buah cherry.


Beberapa kirschwasser sendiri ada yang mengandung alkohol dan ada yang tidak. Itulah sebabnya orang Jerman tidak pernah menyebut kue ini dengan nama blackforest melainkan Schwarzwalder Kirschtorte yang dalam Bahasa Indonesia adalah kue cherry hutan hitam.


Baca juga: Tidak Hanya Ulang Tahun, Cake Bisa Sebagai Perayaan Lainnya


Baca juga: Sudah Ada Sebelum Merdeka! Berikut Jajanan Lawas di Medan


Baca juga: Varian Blackforest Jofie yang Lembut & Topping Menggoda!


Asal Black Forest, Baden - Wurttemberg, Jerman


Sebenarnya, tidak ada yang tahu bagaimana blackforest ini ditemukan karena tidak ada bukti hitam di atas putih. Namun, beberapa orang yakin bahwa blackforest berasal dari kawasan Der Schwarzwald (Blackforest) yang berada di negara bagian Baden - Wurttemberg, Jerman.


Kirschwasser tersebut diproduksi di daerah Schwarzwald (Blackforest) karena daerah ini dikenal dengan cherry berkualitas baik dan melimpah. Masyarakat setempat juga merasa wajib menggunakan kirschwasser untuk kue mereka.


Dan ada juga yang menyebutkan bahwa bentuk kue blackforest ini terinspirasi dari topi tradisional masyarakat sekitar Schwarzwald (Blackforest) yang disebut dengan Bollenhut dengan hiasan berbentuk bulat berwarna merah diatasnya yang mirip dengan buah cherry.


Mulai tahun 1930-an, blackforest mulai berkelana keluar daerah Schwarzwald (Blackforest). Kepopulerannya mulai dikenal di seluruh Jerman, Austria dan kota-kota besar di Swiss. Termasuk toko-toko cake dan bakery, yang mulai menjadikan blackforest sebagai koleksi wajib karena mulai banyak dicari pelanggan.


Pada tahun 1949, blackforest dinobatkan sebagai kue paling terkenal di urutan ke 13 se-Jerman dan sejak tahun 2006 pemerintah daerah Schwarzwald (Blackforest) mengadakan festival blackforest setiap dua tahun sekali, tepatnya di daerah Todtnau.


Dalam festival tersebut, para hobby backer baik yang profesional maupun yang amatir berlomba-lomba membuat kue Blackforest yang lezat dengan hiasan semenarik mungkin.


Tidak heran kalau blackforest dinobatkan sebagai kue paling populer dari masa ke masa, walaupun hingga saat ini tidak ada yang membuktikan siapa yang pertama kali menemukan resep Blackforest.


Bagi Jofiers yang ingin mencari kue blackforest, tidak perlu khawatir karena Jofie juga menyediakan blackforest dengan isian beragam dan pastinya menggunakan bahan Berkualitas Ga Pake Mahal, ya. Mulai dari Blackforest berukuran 16cm seperti Jofie Charlotte yang berisikan selai tiramisu, Blackforest berukuran 18cm seperti Jofie Clarence yang berisikan selai coklat yang nikmat banget, hingga Blackforest berukuran 20cm seperti Jofie Blackforest C.



Temukan varian Blackforest kesukaan kamu di outlet Jofie terdekat atau bisa pesan melalui Whatsapp Jofie 08126315552, Shopee, Tokopedia, dan Website. Ditunggu, Jofiers!


#jofiebakery #sejarahblackforest #blackforest #blackforestasal

15 views0 comments