Search

Ragam Kerajinan Tangan khas Medan yang Bisa Menjadi Buah Tangan

Kota Medan sering menjadi tujuan wisata yang populer di Indonesia, yang mana kehadiran tempat wisata yang unik serta menarik menjadi daya tarik bagi wisatawan. Ditambah lagi dengan sajian kulinernya yang sangat lezat ketika disantap, semakin membuat wisatawan nyaman berlama-lama liburan di Medan.



Setelah berkeliling Kota Medan, ada baiknya Jofiers berburu souvenir khas Medan yang sangat beragam, seperti kerajinan tangan. Belum lengkap rasanya jika belum menikmati sensasi berburu souvenir sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.


Penasaran apa saja? Yuk, lihat disini!

Kain Ulos


Kerajinan tangan pertama yang paling populer untuk para wisatawan adalah kain ulos yang juga sering dijadikan sebagai bisnis lokal. Ulos sendiri adalah selendang panjang yang biasa dipakai di badan maupun digunakan dengan diikatkan pada kepala. Biasanya, ulos khas Medan ini berdominan warna merah dengan kombinasi corak hitam dan putih. Kain cantik ini semakin menarik dengan beragam tenunan benang emas dan perak.


Namun, proses pembuatan ulos tidak mudah lho, Jofiers. Prosesnya cukup rumit, panjang dan membutuhkan waktu yang lama. Tidak heran kalau hasil kerajinan tangan kain tenun begitu sempurna dan harganya pun cukup tinggi.


Baju Rajut Motif Batak


Mayoritas masyarakat Kota Medan berdominan bersuku Batak. So, tidak heran jika kita sering menemukan produk yang berhubungan dengan khas Batak. Misalnya seperti baju rajut yang memiliki khas Batak.


Biasanya wisatawan yang berkunjung ke Medan, memburu produk ini. Karena motifnya yang terbilang unik dan peminatnya juga bukan berasal dari orang-orang batak. Bahkan, kerajinan ini biasa dijadikan sebagai hadiah pernikahan, aqiqah anak, hingga sebagai kain gendong untuk anak bayi. Harga yang dijual dari kerajinan ini kurang lebih 200 hingga 300 ribu. Kapan lagi bisa memiliki pakaian rajut dengan motif yang sangat unik?


Sarung Tenun Ikat Goyor


Kerajinan tangan satu ini juga termasuk kerajinan tangan khas Medan yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh dibawa pulang. Tentu saja, sarung tenun ini berbeda dengan sarung pada umumnya. Karena sarung ini dibuat dengan bahan yang adem, halus, serta memiliki corak dan motif yang ekslusif. Ditambah sarung ini dibuat dengan proses yang masih tradisional, yaitu menggunakan tangan atau handmade.


Karena proses pembuatannya yang masih tradisional dan lumayan memakan waktu, tak heran apabila harga yang dijual juga lumayan, yaitu kurang lebih sekitar 40 hingga 250 ribu dengan hasil yang sangat bagus.


Batik Khas Medan


Beberapa daerah di Indonesia memang memiliki kain batik tersendiri dengan ciri khas daerahnya masing-masing, termasuk Kota Medan yang juga menghadirkan kain batik dengan nuansa berbeda. Walaupun sebenarnya kain batik bukan kebudayaan asli masyarakat khas Medan, namun belakangan sudah banyak yang mengembangkan bisnis lokal batik khasnya. Dan tidak kalah cantik dengan batik khas daerah Jawa.


Dasarnya, motif batik khas Medan terinspirasi dari kebudayaan sekitar dari setiap suku yang ada di Sumatera Utara. Beberapa corak khas produk daerah Medan ini adalah kain ulos batik, motif hari hara sundung di langit, dan motif pani patunda serta beberapa motif menarik lainnya.


Ukiran Rumah Adat


Kerajinan tangan khas Medan ini juga termasuk cocok dijadikan sebagai buah tangan untuk dibawa pulang. Ukiran Rumah Adat ini bisa digunakan sebagai pajangan dan hiasan rumah. Apalagi bagi Jofiers yang suka mengoleksi miniatur-miniatur, Ukiran Rumah Adat juga bisa menjadi salah satu koleksi miniatur kamu.


Uniknya, miniatur rumah adat ini dibuat dan diukir dengan menggunakan bahan dasar kayu, jadi nilai budayanya masih melekat. Harganya juga termasuk murah, yaitu mulai dari Rp 100 ribu.


Demikian beberapa kerajinan tangan khas Medan yang unik, murah dan menarik untuk dibeli. So, semoga tidak lupa diri pengen beli semuanya, ya!


#jofiebakery #kerajinantangan #souvenir #oleholeh #uloskhasmedan #buahtangan #beritamedan

1,088 views0 comments