Search

Nasi Ayam di Medan, Menggunakan Resep Warisan Turun Temurun

Bosan dengan menu nasi dan ayam yang begitu saja? Jofie ada beberapa rekomendasi tempat makan Nasi Ayam di Medan yang bisa menjadi menu makan sarapan atau makan siang Jofiers, nih!



Nasi ayam sendiri adalah makanan yang dihidangkan mirip dengan masakan Tionghoa yang sering dikaitkan dengan masakan Malaysia atau Singapura, dan juga ditemui di negara tetangga Thailand, dan di Indonesia, terutama di Medan.


Bagi Jofiers yang ingin mencoba nasi ayam di Medan, bisa mengunjungi beberapa tempat yang Jofie rekomendasi disini. Dimana saja? Let’s Go!


1. Nasi Ayam Hainan Meneer Yongkie


Bagi Jofiers yang pecinta nasi ayam hainan, di Medan ada salah satu warung nasi ayam yang menyajikan nasi hainam plus ayamnya yang nikmat dan halal. Gerai tersebut adalah Meneer Yongkie yang sudah permanen dan cukup strategis bagi yang ingin mencari tempat makan nasi ayam hainan. Tempat makan yang menyajikan hidangan authentic traditional nyonya ini juga menyediakan ruang AC dan non-AC loh, Jofiers!


Menu nasi ayam yang ditawarkan terbagi menjadi dua jenis olahan ayam, yaitu ayam rebus versi otentik dan ayam goreng yang versi “modifikasi”. Ayam dengan versi otentik dimasak dengan direbus yang mana menghasilkan tekstur yang lembut, juicy, dan rasa gurih yang sangat pas di lidah. Untuk nemenin nasi ayam Jofiers, mereka juga menyediakan tiga jenis saus, seperti saus cabe, kecap dan jahe berbumbu. Nasi yang sebagai hidangan utamanya juga lembut dan tidak lembek.


Mantap banget, kan? Untuk Jofiers yang tertarik untuk mengunjungi Nasi Ayam Hainan Meneer Yongkie berada di Jalan Mojopahit No. 7, Kota Medan.


2. Nasi Ayam Kremes Prambanan


Salah satu menu makan siang yang cocok di lidah dan bisa Jofiers coba berulang kali ini juga ada dijual di Ayam Kremes Prambanan, loh! Selain rasanya yang cocok di lidah para penikmatnya, Ayam Kremes Prambanan ini juga cukup murah, apalagi jika Jofiers memesannya lewat ojol.


Sekilas tampilan ayam yang disajikan mirip dengan Ayam Goreng Tepung yang diberikan tambahan kremes garing dan gurih dalam seporsi menu ayam ini. Di warung ini, menu Nasi Ayamnya termasuk makanan yang sering dipesan. Dan yang membuat ayamnya enak adalah mereka menggunakan metode mengungkap selama dua jam dengan menggunakan “bumbu rahasia negara” agar daging dan tulangnya dan bumbunya meresap hingga ke dagingnya.


Ohiya, di Warung Ayam Kremes Prambanan ini sistemnya fry by request atau digoreng saat ada orderan saja nih, Jofiers! So, siapapun pengunjungnya pasti disajikan dengan Nasi Ayam yang baru dimasak. Mantap banget, kan.


Untuk mengunjungi Nasi Ayam Kremes Prambanan ini berada di Jalan Wahidin No. 234, Pandau Hulu, Kota Medan.


3. Nasi Ayam di Kedai 769


Salah satu kedai sarapan yang legendaris ini hampir tidak pernah sepi pengunjungnya. Tempat makan yang awalnya berasal dari Binjai ini pindah ke Medan, dan hanya mengandalkan “rasa yang luar biasa”, yang mana akhirnya menjadi buah bibir orang-orang. Dan menu yang dijual saat di Binjai juga sama seperti di Medan.


Uniknya, pengelola memiliki latar belakang yang cukup unik dan resep yang digunakan di Kedai 769 ini diturunkan secara temurun atau lebih tepatnya diturunkan dari neneknya yang kerap dipanggil Nyonya (panggilan untuk wanita peranakan). Beberapa menu andalan mereka adalah Nasi Lemak Aceh dan Nasi Ayamnya, yang mana menjadi menu spesial harian yang paling ditunggu-tunggu para pelanggan.


Selain itu, mereka juga menawarkan nasi Soto Medan yang memiliki rasa cenderung manis. Biasanya Nasi Sotonya dilengkapi dengan dua pilihan daging, yaitu ayam dan udang. Dan Jofiers bisa memilih salah satunya ataupun digabung jika mau.


Tertarik untuk mencicipi Nasi Ayam di Kedai 769? Jofiers bisa mengunjunginya di Jalan Orion No.35, Petisah Tengah, Kota Medan.


4. Nasi Simangunsong Atho


Tempat makan nasi ayam ini sudah berdiri sejak tahun 2004 dan awalnya sang owner atau Atho berjualan di Kopi ATC dengan membuka stand masak sayuran. Dan kemudian pindah ke Komplek Cemara Hijau lalu membuka Warung Nasi Ayam, yang mana salah satu menu yang ramai diminati masyarakat Kota Medan. Seporsi Nasi Simangunsong ini juga sangat simpel, berupa nasi, sayur cah kangkung, dan ayam goreng.


Uniknya mereka juga meracik bumbu agar Nasi Simangunsongnya memiliki ciri khas tersendiri. Bedanya ayam yang disajikan bukan sekedar di goreng, melainkan dibalut saus mentega yang kental. Selain itu, ayamnya juga dipotong kecil-kecil dan disajikan bersama tulang ayamnya. Tenang saja, ayam dihidangkan juga lembut karena melewati proses marinasi yang panjang hingga meresap ke dalam daging.


Nasi yang dihidangkan juga bukan sekedar nasi putih, namun yang sudah ditumis dengan ikan asin. So, siapapun yang memakannya pasti tercium aroma ikan asin. Walaupun begitu, saat dimakan, rasa ikan asinnya tidak intens di lidah dan tetap seimbang dinikmati bersama ayam dan cah kangkungnya. Dan ikan asin yang mereka gunakan juga perpaduan dari dua jenis ikan, yaitu Ikan Tenggiri dan Ikan “Rahasia”.


Selain Nasi Ayam, mereka juga menawarkan menu lainnya, mulai dari Mie Kangkung Belacan hingga Mie Tomat. Untuk mencoba ketiga menu mantap tersebut, Jofiers bisa mengunjunginya di Komplek Cemara Hijau Ruko No. 19.


5. Nasi Ayam Marquita


Salah satu tempat makan nasi ayam ini juga perlu Jofiers kunjungi. Mereka menjual satu ekor ayam panggang guling utuh yang bisa dinikmati kelezatannya dan menjadi menu andalan di Ayam Panggang Guling Marquita. Untuk seekor ayam utuh mereka menjual seharga kurang lebih Rp 50 ribu. Namun, jika terlalu besar, bisa juga memesan ayam paruhnya yang seharga Rp 28 ribu.


Selain menjual nasi ayam, mereka juga menjual Ikan Dori Fillet yang dihidangkan dengan sambal matah. Hmm, mantap banget, nih!


Bagi Jofiers yang ingin mengunjunginya bisa langsung datang ke Jalan Setia Budi No. 229 C, Tanjung Rejo, Kota Medan.


Demikian beberapa tempat makan nasi ayam ada di Medan yang memiliki cita rasa khas pemiliknya. Kebayang kan gimana rasanya nasi ayam yang dibuat dari resep warisan secara turun temurun? Let’s go, kita coba!


#jofiebakery #nasiayam #nasiayamhainan #nasiayamdimedan #kulinermedan #beritamedan

128 views0 comments